Posted by: Yohanes Ferdinand | November 2, 2010

Vitiligo


Vitiligo adalah suatu penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bercak putih berbatas tegas pada kulit. Bercak-bercak ini biasanya akan bertambah banyak dan/atau bertambah besar.

Karena apa vitiligo ini terjadi sampai sekarang masih belum diketahui dengan pasti, namun teori yang berkembang adalah vitiligo disebabkan karena suatu proses autoimun. Proses ini adalah suatu proses dimana sistem kekebalan tubuh kita salah mengenali sel-sel tubuh kita sebagai benda asing, sehingga dihancurkan. Dalam vitiligo, sel-sel yang dianggap sebagai benda asing tersebut adalah sel melanosit, yaitu sel-sel penghasil pigmen melanin yang berperan dalam pewarnaan kulit, rambut atau mata kita. Karena sel-sel tersebut dihancurkan maka pigmen melanin tidak akan dihasilkan atau berkurang jumlahnya, sehingga timbul bercak-bercak putih di kulit kita. Biasanya penyakit vitiligo ini ditemani dengan penyakit autoimun lain seperti penyakit addison. Faktor keturunan juga berperan pada vitiligo, dimana penderita vitiligo memiliki keluarga lain yang juga menderita keluhan yang sama sekitar 35%.

Gejala vitiligo jelas adalah bercak berwarna putih susu pada kulit dengan bentuk bulat/lonjong/tidak beraturan dengan batas yang tegas dan biasanya lokasi awal adalah pada daerah paparan sinar matahari seperti wajah, tangan, atau kaki. Namun tidak menutup kemungkinan berada di tempat lain, seperti di lipatan-lipatan paha, atau ketiak. Bercak putih ini seringkali simetris dan menyebar ke seluruh tubuh, bertambah banyak atau bertambah besar ukurannya.

Selain bercak putih pada kulit, biasanya terjadi juga pemutihan rambut, bulu mata, alis mata, kumis atau janggut di daerah sekitar kulit yang mengalami bercak putih. Penyakit ini sebenarnya tidak berbahaya, namun sering menjadi keluhan penderita dari segi estetika.

Untuk mendiagnosis secara pasti, dilakukan pemeriksaan histopatologi dan lampu wood, dimana pada pemeriksaan histopastologi akan ditemukan absennya atau berkurangnya sel-sel melanosit dan pigmen melanin. Sedangkan pada pemeriksaan lampu wood akan ditemukan lesi berwarna putih berkilau.

Ada beberapa cara pengobatan vitiligo :

a. Pengobatan dengan steroid
Pengobatan dengan steroid harus dilakukan dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk dosis dan lama pemakaian. Biasanya pengobatan ini cukup efektif pada penderita dengan luas bercak masih sedikit atau ringan.

b. Psoralen
Pengobatan ini cukup banyak digunakan, namun ternyata angka keberhasilannya juga tidak terlalu besar dan memakan waktu yang cukup lama. Pengobatan ini dilakukan dengan bantuan sinar ultraviolet.

c. Depigmentasi
Pengobatan ini merupakan pilihan terakhir dan biasanya dilakukan pada penderita dengan luas vitiligo melebihi 50% luas tubuh. Dengan dilakukannya depigmentasi, maka kulit yang normal akan dibuat sama dengan kulit vitiligo (putih) sehingga secara estetik akan lebih baik.

Sebenarnya pengobatan vitiligo sangat sulit dan membutuhkan waktu cukup lama, dan tingkat keberhasilan pengobatan pun tidak terlalu besar. Hal ini dikarenakan penyebab dari vitiligo itu sendiri yaitu faktor autoimun yang berasal dari dalam tubuh kita sendiri.


Responses

  1. kira kira obat apa yang saya dapat gunakan untuk penyakit tersebut,,,mohon jawabannya

    • saudari lela, seperti yang sudah dibahas di atas bahwa pengobatan untuk vitiligo bisa dengan menggunakan steroid, dengan catatan kasusnya masih ringan atau tidak terlalu luas. Namun untuk penggunaannya lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: