Posted by: Yohanes Ferdinand | September 24, 2011

Hipertensi


Hari ini ada pasien datang ke saya dengan keluhan tekanan darah tinggi. Sebetulnya saya cukup terkejut mendengar keluhannya, karena sangat jarang pasien di daerah yang terpencil itu concern dengan yang namanya “darah tinggi”. Setelah berbicara panjang-lebar, si mama (sebutan untuk orang tua di flores timur) berkata ingin diperiksa karena sudah lama tekanan darahnya tinggi, tetapi tidak ada keluhan selain ujung-ujung jari tangan dan kakinya yang menurutnya (dan menurut saya) kesemutan. Lalu setelah saya periksa, ternyata tekanan darahnya 230/130. Setelah itu saya edukasi untuk mengurangi asupan garam dan segala sesuatu yang berlemak dan selalu kontrol setiap paling lambat seminggu sekali untuk darah tingginya. Yang membuat saya tertarik adalah keluhannya yaitu kesemutan, bukan keluhan-keluhan lain seperti penderita tekanan darah tinggi pada umumnya (sakit kepala, belakang leher terasa berat, dll.) mengingat tekanan darahnya yang sangat tinggi itu.
Apa yang harus kita periksa pada penderita tekanan darah tinggi?
Kita harus periksa gula darah, kolesterol darah, fungsi ginjal, bahkan bila perlu dilakukan pemeriksaan mata, rontgen thoraks dan EKG. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui komplikasi atau penyebab dari hipertensi itu sendiri. Mungkin saya hanya bisa periksa gula darah dan kolesterol. Sedangkan untuk fungsi ginjal, dan yang lainnya harus ke RS.
Apa yang harus dilakukan selanjutnya?
Untuk pasien yang gemuk dianjurkan untuk diet, dan mengurangi asupan lemak (diketahui kadar kolesterol tinggi) dan garam. Pasien yang memiliki kebiasaan merokok dan minum alkohol dianjurkan untuk berhenti.
Bagaimana memilih obat antihipertensi?
Pasien HT ringan kunjungan pertama (sistolik hanya 150 mmHg) tanpa komplikasi atau pada orang tua biasanya tidak membutuhkan obat. Bila setelah kontrol (2 hari kemudian)tekanan darah tidak turun barulah kita mulai pengobatan. Untuk HT ringan dimulai dulu dengan diuretik (HCT) dosis 1 x 25 mg pagi hari, kontrol setiap 1-2 minggu. Baru setelah 4-6 minggu tidak ada penurunan tekanan darah, ditambahkan dengan antihipertensi lain. Yang menarik adalah bahwa ternyata penggunaan diuretik jangka panjang ternyata dapat menyebabkan hiperkolesterolemia yang ironisnya justru merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner. Jadi, bila dengan penggunaan HCT sebagai agen tunggal tidak berhasil menurunkan hipertensi, langsung dikombinasikan dengan antihipertensi lain dan setelah mengalami penurunan, tinggal dilakukan modifikasi gaya hidup.
Setelah membaca jurnal CDK, ternyata renin memiliki efek vaskulotoksik, dan obat antihipertensi yang memiliki efek menurunkan kadar renin adalah golongan beta blocker (propanolol), yang notabene merupakan obat yang jarang sekali saya gunakan untuk pasien hipertensi. Propanolol juga diyakini dapat mengurangi risiko komplikasi stroke dan miokard infark (serangan jantung). Namun untuk penggunaannya harus diperhatikan kontraindikasinya yaitu pada penderita asma, PPOK (efek bronkospasme), gagal jantung (karena dapat menurunkan denyut jantung/bradikardi), anak-anak, ibu hamil dan menyusui, serta pemakaiannya bersama dengan nifedipin (Calcium Channel Blocker). Sedangkan indikasinya adalah pada pasien yang menunjukkan kegagalan ginjal, tanda-tanda stroke, tanda-tanda miokard infark (angina pektoris), kegagalan dengan antihipertensi lain. Kebetulan ada pasien yang sulit sekali turun tekanan darahnya (saya sudah mencoba dengan nifedipin dan kaptopril). Biasanya propanolol dikombinasikan dengan diuretik (HCT) dengan dosis 2 x 10 – 20 mg.
Obat antihipertensi lain yang dapat diberikan adalah kaptopril 2-3 x 12,5 – 25 mg, atau nifedipin 2 x 5 – 10 mg.

Ad Maiorem Dei Gloriam – Salam Gloria


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: